
HOLDING
Implementasi dan Mengorganisir Visi dan Misi Perusahaan
Salah satu tugas direktur utama adalah menyusun, mengomunikasikan, dan menerapkan visi, misi, serta dapat menentukan kemana arah yang akan ditempuh oleh perusahaan. Selain itu, seorang direktur juga harus bisa menjamin bahwa karyawannya memahami visi, misi, serta tujuan dari perusahaan. Hal ini bisa dilakukan dengan melakukan komunikasi pada level yang dapat membuat para karyawan benar-benar merasa dilibatkan dalam tujuan perusahaan sehingga mereka yakin bahwa peran memang dihargai.
Menyusun Strategi Bisnis untuk Perusahaan
Selanjutnya, sebagai seorang direktur harus bisa menyusun strategi bisnis dan membuat rencana perusahaan. Walaupun nantinya direktur utama tidak sendirian dalam menyusun strategi bisnis ini melainkan bersama tim dalam sebuah perusahaan. Strategi ini juga biasanya dibuat berdasarkan kebutuhan perusahaan dan divisi, sehingga butuh peran serta anggota dari berbagai divisi, untuk menyusun strategi bisnis perusahaan.
Melakukan Evaluasi Perusahaan
Walaupun perusahaan sudah mencapai target, tugas direktur utama tidak berhenti sampai disini saja. Seorang direktur utama masih harus melakukan evaluasi kesuksesan tersebut dengan menggunakan metode-metode tertentu. Dan apabila ternyata perusahaan tidak berhasil mencapai target yang sudah ditetapkan, maka sudah menjadi tugas direktur utama adalah mencari tahu apa penyebab dari ketidakberhasilan tersebut.
Melakukan Rapat Rutin
Biasanya direktur utama akan menjadi pemimpin meeting rutin dengan dan para jajaran pemimpin perusahaan untuk memastikan bahwa berbagai keputusan yang dibutuhkan perusahaan telah berjalan dengan baik dan tepat waktu. Hal ini dilakukan untuk mengevaluasi atau menyusun strategi perusahaan. Direktur juga harus bisa menyampaikan gagasan dan memberikan arahan kepada pihak-pihak lain dalam perusahaan.
Menunjuk Orang yang Mampu Memimpin
Setiap divisi dalam sebuah perusahaan akan dipimpin oleh seseorang yang dianggap mumpuni dan ahli dalam bidangnya. Disinilah tugas seorang direktur yaitu menunjuk karyawan yang nantinya akan memimpin sebuah divisi, atau proyek. Karena ditunjuk langsung oleh direktur, biasanya para pemimpin divisi tersebut akan diminta untuk memberi laporan rutin tentang performa divisinya masing-masing.
Mengawasi Situasi Bisnis
Tugas direktur utama yang tak kalah penting adalah mengawasi situasi kompetisi bisnis secara keseluruhan. Sehingga direktur utama bisa langsung mengetahui jika ada kesempatan untuk melakukan ekspansi bisnis, perubahan peraturan pada industri bisnis, bagaimana opini pelanggan tentang produk, inovasi apa yang dilakukan kompetitor, dan lainnya. Dari informasi tersebutlah, nantinya direktur utama dapat menyesuaikannya dengan formula bisnis yang disusunnya.
DIREKTUR STRATEGI PORTOFOLIO :
Merumuskan Rencana Strategis, Rencana Kerja, Rencana Kerja Tahunan, Rencana Anggaran, dan Indikator Kinerja Utama (IKU)
Merumuskan konsep rekomendasi strategi pengelolaan utang (debt strategy), melakukan monitoring, evaluasi dan merumuskan konsep rekomendasi revisi strategi pengelolaan utang.
- Bertanggung jawab terhadap kinerja keuangan sebuah perusahaan
- Bertanggung jawab membuat laporan keuangan perusahaan
- Mengawasi laporan keuangan perusahaan
- Menyusun strategi dan meningkatkan pertumbuhan keuangan perusahaan
- Meminimalisir resiko keuangan yang mungkin merugikan perusahaan
- Melihat secara jeli peluang perusahaan
Sebetulnya, dalam setiap perusahaan, jabatan direktur bisa berbeda-beda. Mungkin tidak hanya tiga jabatan yang kita bahas barusan. Ada perusahaan yang memiliki direktur personalis, direktur pemasaran, bahkan direktur teknik. Itu bisa disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing perusahaan.
Direktur sebagai jabatan tertinggi pada sebuah perusahaan tentunya memiliki peran dan tanggung jawab yang sangat besar. Maka tentunya tugas direktur tidaklah semudah yang dibayangkan. Sebab ada banyak tugas yang harus diemban dan dilakukan. Bayangkan saja seorang direktur haruslah dapat memimpin sebuah lembaga atau organisasi atau perusahaan. Sebab jabatan direktur ini merupakan jabatan yang tertinggi di sebuah lembaga atau perusahaan.
Maka dari itu setiap hal yang menjadi bagian dari tugas direktur ini haruslah dilakukan dengan sebaik-baiknya. Sebab sudah tentu tugas direksi ini sangat menentukan keberadaan sebuah lembaga atau perusahaan. Jika jajaran direksi ini mampu mengelola perusahaan dengan baik maka eksistensi perusahaan akan terus berlangsung. Namun jika tugasnya tidak dijalankan dengan baik maka bisa saja timbul berbagai hambatan atau kendala bagi perusahaan.
Melakukan seleksi penerimaan tenaga kerja.
Sebelum melakukan seleksi penerimaan pegawai, direktur SDM harus mengetahui jumlah karyawan yang dibutuhkan, departement yang sedang membutuhkan pegawai dan kualifikasi pegawai yang dibutuhkan perusahaan. Setelah itu baru melakukan seleksi pegawai melalu serangkaian tes dan wawancara. Hal ini dilakukan untuk memperoleh pegawai yang sesuai kebutuhan perusahaan.
Penilaian kinerja karyawan
Proses penilaian ini sebagai bentuk evaluasi terhadap karyawan mengenai hasil kerja yang telah dikerjakan karyawan selama setahun. Penilaian ini akan memberikan motivasi agar lebih baik lagi. Selain itu, kritik dan saran yang membangun juga akan diberikan kepada karyawan agar manajemen kinerja lebih baik lagi dari sebelumnya.Memberikan penghargaan.
Maksudnya memberikan penghargaan adalah memberikan upah atau gaji kepada karyawan atas kontribusi yang telah diberikan kepada perusahaan. Direktur SDM harus memberikan penghargaan dengan seadil-adilnya kepada para karyawan.Tanggung jawab dari seorang manajer logistik tentu saja mengelola dan merencanakan sistem operasi khusus untuk organisasi terkait agar mampu mencapai tujuan bersama dengan memberi manfaat maksimal bagi organisasi dengan biaya operasi seminimal mungkin. Karakteristik utama dari logistik adalah sangat berhubungan erat dengan proses pemindahan atau penyimpanan barang atau material di tempat yang strategis.
Kemudian dalam distribusi fisik dari suatu barang atau integrasi pemindahan, dan juga manajemen operasi material, manajer logistik harus bisa melakukan manajemen logistik secara terpadu. Ada beberapa alasan mengapa harus melakukan manajemen logistik secara terpadu.
Yang pertama adalah adanya ketergantungan besar antara distribusi barang secara fisik dan juga operasi dari manajemen material untuk kemanfaatan organisasi. Kemudian konsep manajemen material dan distribusi fisik yang kurang tepat dapat menyebabkan gangguan selama proses distribusi. Untuk mengitegrasikan aktivitas dari distribusi fisik dan juga manajemen dari material, pengawasan merupakan hal yang penting dan harus dilakukan oleh manajer logistik.
SUBHOLDING
AP ( ANAK PERTAMINA ) SERVICES / PORTOFOLIO
Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Subholding Upstream yang dinahkodai oleh Pertamina Hulu Energi
merupakan bagian dari rantai kegiatan bisnis hilir Pertamina dan dijalankan melalui PT Pertamina Patra Niaga. Pertamina telah memiliki infrastruktur yang memadai untuk mendukung pendistribusian dan pemasaran produk energi yang dihasilkannya, termasuk produk Bahan Bakar Minyak (BBM), pelumas, dan LPG serta aspal dan produk petrokimia, baik untuk memenuhi kebutuhan konsumen ritel maupun korporat di seluruh negeri maupun di luar negeri. Patra Niaga dalam hal ini membawahi tiga anak perusahaan Pertamina lainnya, yaitu PT Pertamina Lubricants, PT Pertamina Retail, dan Pertamina International Marketing & Distribution Pte Ltd.
Melalui Commercial and Trading Sub Holding, selain menyediakan produk berkualitas unggul bagi konsumen, Pertamina juga memberikan kemudahan kerja sama yang saling menguntungkan. Informasi lebih lanjut terkait kesempatan menjadi Agen atau Distributor Produk Aviasi, Bahan Bakar Minyak (BBM) untuk Industri & Perkapalan, dan Petrokimia.